Renungan cinta dalam islam - Ingatlah Remaja Ketika cinta menyapa

Artikel terkait : Renungan cinta dalam islam - Ingatlah Remaja Ketika cinta menyapa

(Kumpulan Cerita dan Cerpen) "Dinda, kok ngelamun?" Karina bertanya kepada adiknya yang dari tadi termenung di dekat jendela. Terkaget, dinda segera mengusap matanya dengan tergesa. Tapi mata sembabnya tidak bisa berbohong, dia habis menangis.
"Lho dinda nangis ya?" kali ini kakaknya menghampriri nya sembari mengusap jilbab kaos warna hitam yang dipakai Dinda, "ada apa ?, boleh kakak tau?" Karina menyambung sembari tersenyum teduh. Dia tau adik nya sedang menyimpan masalah, tidak pernah dinda menagis dalam sunyi kecuali dia sedang memiliki masalah yang pelik. Sekian menit tak berjawab, akhirnya Dinda mengangguk kecil. Isaknya meledak. Cerita pun mulai terlantun disela-sela isak tangis tertahan.
"jadi ada yang tiap hari kasih kado ke dinda?" ujar Karina mengulan beberapa point dari cerita adiknya
"iya kak, dan akhirnya dia nemuin Dinda setelah kajian sepekan yang lalu, bilang kalau hadiah itu dari dia" jawab Dinda, isaknya mulai mereda
"Dia ketua bidang kaderisasi dikampus Dinda, orangnya sempurna kak, ganteng, kaya, sholeh lagi"
"lalu Dinda suka dia?" Karina bertanya sambil tertawa kecil. Ternyata adiknya sedang jatuh cinta.
"enggaak kak, Dinda itu biasa aja pas ditemuin. Enggak ada rasa apa-apa" kilah Dinda
"Lha, biasa aja kok sampai sembab gitu?" tukas kakaknya, sambil tertawa menggoda.
"iya kak, setelah seminggu dia kemarin nemuin Dinda lagi, dia pertanyaannya lebih menjurus, mau tidak Dinda menjadi pendampingnya gitu, katanya" jawab Dinda menundukkan wajahnya. Wajahnya semburat merah menahan malu, Karina jadi tergoda untuk usil
"Ciee.. baper (bawa perasaan) akhirnya Dinda setelah ditanya gitu?"
"Ih.. kok kakak tau" Dinda segera menyembubyikan wajahnya dengan jilbabnya.
"Hehe, wajahmu itu lho dek, nggak bisa bohong"
"iya kak, setelah ditanya itu kok tiba-tiba aja cess, langsung berbunga-bunga gitu" mata Dinda mengintip sedikit dibalik jilbabnya, masih malu dia memandang kakaknya secara langsung.
"ya udah atuh, langsung disuruh ketemu sama Ayah aja dek, lamaran. Kakak dua tahun yang lalu nikahnya juga pas semester akhir kan? Ayah boleh kok" Karina memegang tangan adik semata wayangnya itu dengan lembut, berusaha memberinya semangat.
"Bukan, bukan maslah itu kak " Dinda menggeleng, isaknya mulai terdengar lagi. Dinda berusaha menahan isaknya dan melanjutkan perkataannya "Dinda sudah minta dia langsung datang ke Ayah kemarin, tapi dia bilang dia belum siap. Inginnya selesai kuliah dulu, punya kerja dulu baru nikah. Dia minta Dinda buat mengikat janji dulu sama dia sampai waktunya tiba."
Bola mata Karina membesar sesaat, kemudian lagi-lagi tersenyum teduh, direngkuhnya sang adik dalam pelukan. "Dinda takut kak, takut kalau terjerumus dalam pacaran, tapi sepertinya cinta sudah hadir dalam hati Dinda" kembali Dinda terisak dipelukan Karin, kakaknya.
"kalau begitu, jauhi dia dek, dia itu tidak sungguh cinta sama Dinda, kalau dia cinta pasti dia berusaha. Bukan mengharap semata. Lupakan rasa berbungamu tadi, percaya taqdir Allah, kalau memang jodoh pasti bertemu." kakaknya menasehati dinda
"Cinta tidak pernah meminta untuk menanti, dia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia keberanian atau pengorbanan" lanjut karina memantapkan hati Dinda.

Renungan cinta dalam islam - Ingatlah Remaja Ketika cinta menyapa

 Ketika cinta menyapa
 

Apabila engkau melihat orang yang berilmu mencintai dunia, maka curigailah ia mengenai agamanya, kerana orang yang mencitai sesuatu ia akan menyibukkan diri dengan apa yang di cintai nya itu.
(Umar bin Khattab)
Berbicara tentang cinta memang tidak ada habisnya. kisah dimuka serta quote dari perkataan bijak sahabat Umar bin Khattab radiyallahu 'anhu diatas menjadi pembuka pembahasan kita tentang cinta.
Cinta yang akan kita bincangkan bukan cinta anak muda ala Dinda dan Dia. Bukan pula cinta akan sesuatu hal fana. Tapi cinta kepada yang memberi kita kehidupan. Cinta kepada Allah.
Manusia pada fitrohnya mengakui ada sebuah kekuatan yang Maha Dahsyat. Sebuah kekuatan yang membuatnya tunduk, yang dia harapkan perlindungan-Nya, dia inginkan selalu dekat dengan-Nya sejauh apa dia berusaha mengingkari-Nya, pada suatu saat dia akan tiba pada sebuah titik jenuh yang akan membuatnya kembali.

Manusia akan kembali pada fitrohnya. Berusaha mencintai Penciptanya, berharap rahmat-Nya dan takut akan murka-Nya. Akhirnya banyak orang yang mengaku mencintai Allah. Ada yang mengekspresikan dengan mengukirnya dalam berbaris-baris lirik. Melantunkan pernyataan cintanya dalam sajak-sajak. Tapi apakah seperti itu mencintai Allah?.

Islam mengatur bagaimana seseorang laki-laki mencintai perempuan secara halal. Ketika seorang laki-laki mencintai perempuan secara halal. Ketika seorang laki-laki merasakan benih cinta mulai tumbuh terhadap seorang perempuan, ada 2 pilihan yang bisa dipilih. Entah itu meninggalkan dengan ikhlas, atau menghalalkan lewat hubungan pernikahan. Pastinya islam juga mengatur bagaimana mencintai Allah sang Pencipta segalanya. Dalam Al-qur'an Allah berfirman :
قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللهَ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Katakanlah (Muhammad) “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (Q.S. Ali Imran : 31)
Allah memberi syarat para pecinta -Nya dengan ittiba' (mengikuti) Rasul. Jika benar engkau mencintai Allah maka ikutilah ajaran yang Rasulallah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam bawa, maka cintanya dakwaan semata. Kita juga tidak bisa se enaknya menjalankan syariat yang Rasul bawa. Kesungguhan cinta kita diukur dengan seberapa kesungguhan kita ittiba' kepada Rasul. Bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti syariat yang Rasul bawa merupakan syariat mutlak, (Renungan cinta dalam islam - Ingatlah Remaja Ketika cinta menyapa).

Sumber :
Majalah Baitul Mal Edisi 87

Artikel Kumpulan cerpen misteri nyata terbaru Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Peraturan Berkomentar :
1. Berkomentarlah sesuai artikel diatas
2. Untuk berkomentar gunakan (Open ID, Google akun, Name URL)
3. Berkomentarlah menggunakan bahasa yang jelas!
4. Relevan dan Sopan
5. Dilarang menyertakan link hidup
6. Dilarang Spam
7. Dilarang Promosi

Copyright © 2016 Kumpulan cerpen misteri nyata terbaru