Cerita Dongeng Untuk Anak Sebelum Tidur - Petualangan Semut

Artikel terkait : Cerita Dongeng Untuk Anak Sebelum Tidur - Petualangan Semut

CERITA DONGENG UNTUK ANAK SEBELUM TIDUR - PETUALANGAN SEMUT
Hai sahabat sastraku.com diseluruh tanah air dan dimanapun berada, kali ini saya mau bercerita tentang cerita dongeng untuk anak sebelum tidur judulnya Petualangan Semut kayak apa sih CERITA DONGENG UNTUK ANAK SEBELUM TIDUR - PETUALANGAN SEMUT yuk langsung saja disimak cerita dibawah ini, jangan copy paste tanpa izin ya.

Siang hari yang terik di sebuah kerajaan semut, terlihat suasana sedang kacau, raja tengah mengerahkan seluruh prajuritnya, ada apa sebenarnya yang terjadi disana, semut pekerja terlihat sangat panik begitu melihat banyak prajurit di jalanan, mereka hanya mengawasi dari pepohonan.
“ada apa ini segi.  Kelihatannya  parajurit-prajurit itu tengah memburu sesuatu, musibah apa yang menimpa kerajaan sampai-sampai baginda raja mengutus pasukannya sebanyak itu” kata seekor semut tua kepada seorang semut kecil yang ada disampingnya.
“Entahlah kek, segi juga penasaran kenapa ada prajurit sebanyak itu, segi penasaran, segi ingin mencari tahu” kata semut kecil lincah itu, secara tiba-tiba melesat menuju ke jalan yang di lalui para prajurit.
“Segi tunggu, jangan nak berbahaya!!!” teriak sang kakek sambil mengejar segi, namun dia sudah cukup jauh meninggalkannya, semut tua itu hanya memandang dengan perasaan khawatir.
“Hmmm…Dasar anak nakal  semoga saja tidak terjadi apa-apa, ahh pinggangku sakit semua  haduh, cepat juga larinya ” dalam penglihatanya tampak segi sedang berlarian mengejar para prajurit,semut tua itu  bertambah khawatir
“Segi jauhilah kerajaan nak, jangan dekati mereka” kakek tua itu berjalan perlahan menyusuri pepohonan yang lapuk, begitu sampai di sebuah lubang kecil dia masuk, disana seorang nenek menyambutnya dengan agak cemas.
“Aaah syukurlah kakek sudah kembali, ada apa diluar sana kek, nenek dengar banyak sekali pasukan kerajaan melintasi jalanan kita ini”Tanya nenek semut
“Entahlah, ada keributan apa di istana sampai-sampai baginda raja mengerahkan pasukan sebanyak itu” jawab kakek tertunduk lesu
 “Lho Segi mana, bukankah seharian pergi bersama kakek?” Tanyanya kembali
“Aku tidak bisa mencegah anak itu, dia hendak mengejar prajurit-prajurit ke kerajaan” semut tua itu tertunduk lesu
“Kenapa tidak kau cegah kek!!!”

***
Sementara itu di kerajaan semut, para prajurit  tengah berkumpul untuk mendengarkan pengumuman raja mereka, baginda raja terlihat sangat khawatir.
“Kita baru saja kehilangan putra mahkota, sampai saat ini kalian belum juga menemukan keberadaannya, terus cari di seluruh pelosok negeri, kemana monster itu membawa pangeran kalian” kata baginda semut terdengar lantang dan berapi-api
“Ampun beribu ampun baginda raja. Monster yang bernama manusia itu membawa pangeran kearah selatan sana, menurut penuturan semut pekerja, makhluk itu merampas buah Surga kita, bukan hanya itu pangeran yang sedang menikmati manisnya buah ikut terbawa, semut pekerja berusaha menggigit para manusia itu dengan harapan bisa melepaskan pangeran, namun banyak dari para pekerja yang mati, sebagian lagi terbawa bersama pangeran” kata perdana mentri melaporkan kejadian yang dialami pangeran kepada baginda raja.
“Berkali-kali sudah aku perintahkan untuk menjauhi buah itu, namun tetap saja membandel, suatu contoh yang tidak baik, seorang pangeran tidak layak melakukan perbuatan berbahaya tersebut, aku ingatkan kembali jangan sekali-kali mengambil buah itu langsung dari pohonnya, bagi kita buah yang jatuh bergeletakan di tanah, sudah cukup untuk dijadikan persediaan makanan. Cari cara untuk menemukan pangeran, jangan sekali-kali kalian mengusik kediaman monster itu, kalau sampai itu terjadi... aku tidak bisa membayangkan kekuatan mereka” lanjut raja semut merasa kecewa
“Ampun baginda raja, hanya semut pekerja yang tahu persis letak kerajaan bangsa monster itu, karena para pekerjalah yang sering menjumpai mereka, paling tidak ajak salah satu diantara mereka untuk dijadikan petunjuk jalan bagi kita” lanjut perdana mentri.
“Aku sanggup baginda, aku bisa menunjukkan pemukiman monster-monster itu!” Segi yang sejak tadi mengamati pembicaraan mereka berani menampakkan diri, hal tersebut membuat kaget seisi tempat itu.
“ada penyusup cepat tangkap!!!” perintah baginda semut, pasukan semut berlarian mengejar segi, namun dengan gesit dia menghindar, segi berputar-putar sambil berteriak menjelaskan pada baginda raja
“Ampun baginda, hamba adalah rakyat biasa, hamba salah satu dari semut pekerja, baginda jangan tangkap saya” teriak segi sambil terus berlari mencoba untuk meloloskan diri dari kejaran para prajurit, menyaksikan kecepatan lari segi maka terkagum-kagumlah baginda semut , kemudian memerintahkan prajuritnya untuk menghentikan pengejaran.
“Cukup hentikan!!!”mendengar teriakkan raja, para prajurit menghentikan pengejaran
“Keterlaluan, pasukan sebanyak ini tidak mampu menangkap seekor semut pekerja” tambah baginda kesal
“Ampun baginda, larinya sangat cepat, kami hampir kehabisan nafas” jawab panglima semut
“Wahai anak muda, siapa namamu, katakan apa tujuanmu datang ketempat ini?” Tanya baginda semut pada segi
“Sembah ku pada baginda semut, nama hamba segi, hamba adalah salah satu dari kalangan semut pekerja, mohon maafkanlah kelancangan hamba” jawab segi sangat hormat kepada rajanya.
“Benarkah kamu sanggup mengemban tugas yang berbahaya ini segi?” Tanya baginda raja kembali
“Ampun beribu ampun, sekiranya baginda berkenan maka tugaskanlah hamba” jawab segi
“Bagus!. Tadi aku terkesan dengan kecepatan larimu anak muda, aku harap dengan kemampuanmu itu bisa membantu pasukan kami” lanjut baginda semut
“Terimakasih baginda sudah mempercayai hampa, hamba siap menunggu perintah selanjutnya” jawab segi kembali.
“Baiklah !!! prajurit-prajuritku, sementara ini aku tugaskan sebagian pasukan mengawasi jalan, sementara sebagian yang lain aku tugaskan untuk menyelidiki perkampungan monster itu, hati-hati jangan sampai kalian terinjak, cari keberadaan pangeran, kasihan ratu kalian yang terus menerus meratapi kepergiannya, laksanakan sebaik mungkin”. Kata baginda semut
“siap menjalankan perintah” jawab prajurit serentak, kemudian menuju ke pos nya masing-masing. Merupakan hal yang baru bagi segi, suatu pengalaman luar biasa bisa ikut serta dalam barisan prajurit semut.
***
Maaf bersambung dulu ya ceritanya nantikan kelanjutan kisah berikutnya.

Artikel Kumpulan cerpen misteri nyata terbaru Lainnya :

2 comments:

Peraturan Berkomentar :
1. Berkomentarlah sesuai artikel diatas
2. Untuk berkomentar gunakan (Open ID, Google akun, Name URL)
3. Berkomentarlah menggunakan bahasa yang jelas!
4. Relevan dan Sopan
5. Dilarang menyertakan link hidup
6. Dilarang Spam
7. Dilarang Promosi

Copyright © 2016 Kumpulan cerpen misteri nyata terbaru